I call it Paradise!

Hi guys,
Sudah berapa purnama ya blog ini menyepi?
But, I’m coming now dengan meneruskan sebuah harapan akan mimpi yang nyata.

Kali ini aku kan membahas tentang “surga dunia” atau lebih keren we call it as paradise!
What is it?

So, ini adalah a very short getaway dengan teman dekatku yang dulu dia adalah junior ku semasa kuliah di kampus yang sama di kota pelajar, Yogyakarta. Dan sekarang kami sama-sama melanjutkan petualangan di kota hujan. Ini sangat singkat karena kami hanya menghabiskan waktu 3 hari 2 malam di pulau yang bikin Indonesia semakin keren, weekend exactly.

Taraaaaaa, Pulau Harapan.
Yap, pulau ini menjadi bagian dari kepulauan seribu yang berada di ujung ibukota negara Indonesia. Pulau seribu memang terkenal dengan keindahan pantai dan banyak spot snorkeling nya. Tak ayal, pulau ini jadi salah satu destinasi wisata para pencari senja.

P_20170401_174335Sebelum aku membahas lebih jauh tentang petualangan di Pulau harapan, aku mau kasih sedikit tips buat kalian yang suka atau sedang menjadikan short getaway sebagai hobi baru. Yang jelas, to make your getaway praktis dan gak ribet harus ngurusin tiket dan lain lain, kalian lebih baik langsung cari tuh tour agent. Lebih simple dan gak ribet karena kalian tinggal book jadwal

trip yang mereka tawarkan. Last getaway, aku pake jasa trip dari Entertraveller. Kalian bisa langsung buka di IG page nya di @entertraveller. Many destinations offered there dan harganya terjangkau.

Perjalanan di mulai dari starting point yang ditentukan dan jelas kita harus naik kapal. Selama perjalanan keren banget dan aku di kasih kesempatan untuk nyobain duduk di samping kapten kapal. Berasa eksklusif banget ye kan. Dan perjalanan kali ini menempuh waktu 3 jam di atas kapal. Kalo kalian yang gak betah di atas kapal, mendingan kalian tidur atau bawa cemilan, it works, karena aku juga gak terlalu betah di atas kapal. And, don’t play your phone too much karena ini bakal bikin kalian mual dan pusing.

Di Pulau harapan, kita bakal tinggal di homestay dengan teman trip kita. Jelas karena ini bukan private trip,

P_20170401_140937jadi kalok kamu cuma berdua sama temenmu, kamu bakal nyampur dengan banyak orang yang masuk dipaket tripmu, atau dengan kata lain you’ll get a new friends. Di samping itu, hal yang perlu jadi catatan, biasanya kalau kita trip ke pulau, menu yang paling sering disajikan adalah menu ikan, ya so pasti karena mayoritas adalah nelayan.

Paket wisata Pulau harapan biasanya gak cuma melulu di Pulau harapan, karena karena di pulau ini, mereka hanya punya penangkaran penyu yang mereka punya di pulau mereka sendiri. Sedangkan spot snorkeling, kalian harus naik kapal kecil lagi menuju pulau-pulau di sekitarnya. Pulau yang biasanya dijadikan spot adalah Pulau Bira. sedangkan pulau buat hunting sunset yang indah adalah Pulau Perak.

Satu hal yang jadi catatan kalo kalian bakal snorkeling adalah bungkus HP, dompet dan barang berhargamu yang rentan basah pake plastik aau waterproof material lah. karena ketika snorkeling, kapal bener- bener bakal basah dengan orang yang naik turun kapal ambil inilah, ambl itulah dan sebagainya. Jadi pastikan barang kalian aman damai.
Short getaway tuh kerasa cepet banget kalo kalian menikmati setiap aroma pulau dan pantainya. And of course, you need to forget your work for a while, cause if you bring it in your mind, you better don’t have any getaway. Because the point of getting away is escaping from your routine for a moment.

Lagi dan lagi aku mau kasih tips buat getaway di pulau. Kalau dari aku sendiri, lebih enak emang kalok kalian no jeans, karena kalau nanti basah, kalian akan berbeban banget buat bawa pulangnya. Bawa pakaian secukupnya, karena kalian gak pindahan guys. Bawa baju kece buat sesi foto selama exploring islands will be better karena itu bakal nambahin nilai poin mu buat liburan yang tak terlupakan. Sunglasses dan topi jelas, itu menurutku properti wajib yang kalian bawa.

So, short getaway tuh asik banget. Buat kalian yang belum pernah, hey, you need to go out to see how beautiful paradise is. Being old is a sureness, but to keep your soul stay young is a choice.

Salam travel,
dE

P_20170402_060328

cropped-img_20170413_070536_440.jpg

P_20170402_055325

Advertisements

p. 101

Aku membenci rutinitas yang membosankan. Namun, melihatmu setiap hari setiap kali aku melangkah masuk adalah sarapan jiwa yang selalu kubutuhkan dan tidak akan pernah membuatku bosan, meskipun tanpa sapa. Meskipun tanpa suara, aku merasa kau selalu menyapaku. Walau tanpa gerak tubuh yang jelas, aku merasa pandangan kita bertemu meski hanya sepersekian detik yang bahkan tak mampu dituliskan dalam waktu. Aku merasa saat itu dunia memihakku, meskipun setelah mata berkedip, waktu kembali berjalan. Tapi aku yakin, bahwa mata kita memang bertemu, dan kuanggap itu caramu menyapaku.

Meski kita pada ujung ruang yang berbeda, aku yakin bahwa kita ada dan bertemu dalam satu doa yang sama. Kerap aku merasa bahwa kau melihat kearahku meski terkadang tak terlalu jelas tersamar lensa yang kau pakai. Namun tak perlu kau tanya, karena aku memang mencuri pandang ke arahmu di sela tanganku yang terkatup dalam doa memohon Tuhan segera menyatukan kita.

Dan pertemuan berujung pada suara besi tua yang terkadang terlalu keras membangunkan lamunan dan buaian perasaan jatuh cinta ini. Karena saat suara itu memekakkan telingaku, saat itu aku tersadar bahwa cukuplah sudah kita berada pada ruang yang sama dalam ujung yang berbeda. Kau akan berpindah pada suatu ruang yang tak ku tahu, dan aku pun akan melangkah menapaki puluhan anak tangga menuju arah yang  semakin jauh darimu, hari ini. Terkadang aku berharap senja segera datang dan berakhir pada malam, karena saat itu aku berharap kita akan segera bertemu di bawah langit malam, meski kadang itu hanya ilusi hati. Entah siapakah aku, siapakah dirimu? Mengapa dan untuk apa kita bertemu? (dE, Nov 2017)

Di Kolong Atap yang Sama

Aku hanya bisa melirik tiap kali aku melihat punggungmu lalu di depanku,
Aku hanya bisa memandangmu dalam celah di antara banyaknya orang yang mengerumunimu,
Aku hanya selalu berharap ketika kita berpapasan, tanganku menyentuh tanganmu tanpa sengaja meski hanya seperkian detik saja untuk bersentuhan,

Anganku terlalu jauh ketika aku selalu berangan aku bisa menatap matamu tanpa peduli siapa yang melihat kita,
Mimpiku terlalu tinggi saat aku bermimpi memeluk punggungmu dari belakang tanpa aku kuatir semua orang akan membicarakan kita,
Dan harapku terlalu besar ketika aku selalu berharap untuk selalu menggandeng tanganmu ketika kita bersama tanpa peduli berapa banyak orang di sekeliling kita,

Tapi aku hanyalah aku,
Tak berdaya dan hanya menunggu waktu memberi kesempatan bagiku bersama denganmu dalam suatu masa yang tak kutahu,
Aku hanya bisa menikmati setiap serpihan kesempatan yang diberikan waktu untuk dikumpulkan menjadi kenangan yang diingat,
Aku hanya berharap kita akan selalu bisa berkata aku mencintaimu tanpa peduli kita di kolong atap yang sama….
(dE, Oct 2017)

 

Tentang Rasaku dan Rasamu, Kita….

Kami adalah molekul yang berbeda, yang sedang berusaha untuk menyatu,
Kami adalah molekul yang berbeda dengan fungsi yang tak sama,
Kami adalah molekul yang berbeda tingkat kerapatan sehingga kami sedang berusaha mencari celah di antara batas kerapatan kami yang saling tolak menolak,
Kami terkadang diam ketika permukaan kami menyatu tenang, menghirup aroma tubuh yang terkadang lalu terbawa angin,
Namun kami kadang bisa bergejolak berbenturan saat kami sedang terguncang…

Kami adalah pribadi yang berbeda, berbeda dunia, bisa jadi dikatakan seperti itu,
Aku adalah pribadi yang selalu berusaha menepati janji dengan waktu yang sudah ditentukan,
Dia, adalah pribadi yang selalu memberikan kejutan manis di tengah janji yang terkadang dia gampangkan,

Kami adalah pribadi yang mempunyai coretan masa lalu berbeda,
yang terkadang kami tak peduli masa siapa yang lebih pekat atau tak beraturan,
Tapi yang ku tahu, aku dan dia sedang menulis cerita kami yang baru,
menyamarkan masa lalu dan menutup semua yang sudah selesai kami renungkan sebelum kami bertemu…

Pada akhirnya…
Kami adalah pribadi yang sedang jatuh cinta,
Kami adalah pribadi yang sedang mabuk dibuai manis dan indahnya perasaan jatuh cinta,
Kami terkadang lupa,
Kami adalah molekul yang sedang berbenturan,
Tapi kami tahu,
di suatu masa, kami akan bertemu menjadi satu…
(DAdt, September 2017)

A Virus of Jealousy

Have you ever had a friend that is more beautiful or handsome than you?
Have you ever seen your friend dressed much better than you?
Have you ever felt unhappy or angry because of what someone else has?
If you answered YES for my every question, means you ever infected by a serious illness called JEALOUSY.

Some people think that this feeling is normal as a human. But don’t you know that actually this is the only feeling that will not let you live happily. For sure, I say YES. I am one of the human being who ever felt this kind of feeling, you too, right? haha

I did jealousy for times until I realized that jealousy is the only feeling which caused my nightmare, hurt-feeling, down and so useless.
It happened since I was in junior high till I realized I had a lot of nightmares in 2015.

In junior high the first feeling I realized causing the big jealousy was when I knew my best friend (I thought) created a gang which I hate a lot. I saw her always stick to that group so every single day made me believed that true friend was not real. Totally a nightmare caused by a bad virus of JEALOUSY.

Other case where I got injured by jealousy is when I was in college. Yap, as I wrote before, that live as a builder-man’s daughter was totally hard, you know, but it is totally blessed and I still feel this bless right now. You had to live simply, stop the feeling of royal life maybe we call it. You saw your friends totally life happily for what they had.
As a consequence, I had to feel a feeling of unhappy, desire to have what my friends had, felt bad and less blessed for what I had.

But you know, I have decided to stop my relationship to that feeling of jealousy that I realized already killed a part of my happiness. Happiness is a decision. You are as happy as you decided to be. Your friends may have something that is better than yours, but you have to realize that you have hidden awesome thing inside you you’ve never realized.
Sometimes you need your really me time to talk to your heart deeply.

Now you decide your own happiness. You may have hard times in your life, But you have to know that you still have a lot of reason to be happier that a day before. Don’t let the virus of jealousy infect you for long.

Be brave and keep awesome.
Cheers,
(dA,July 2017)

/ˌɒp.əˈtʃuː.nə.ti/ and /əˈfreɪd/

This is not a new thing in our world that people always try to be the best, try to get the best, and refused for the mean failure. So, I can say that they always try to get the best thing by taking as much as possible the opportunity that they have found. But it doesn’t mean that all people will take the opportunity they find, some of them or maybe more than some will not take the opportunity because they are AFRAID.

“An occasion or situation that makes it possible to do something that you want to do or have to do, or the possibility of doing something.”
According to Cambridge online dictionary, opportunity is noun that can be categorized as countable or uncountable. In my pov, I can say that the amount of opportunity sometimes can be count or sometimes not, it depends on the way we see it. Some people maybe say that they only have one opportunity to chase something best in their lives, but I can say that I think that I have hundreds, oh no, million opportunities in this Universe. Maybe you can see the same like me.

But the thing that can be the difference from one person to another is their courage to break their limit and talk about ‘afraid’.
Cambridge online dictionary states that it is a feeling fear, or feeling worry about the possible result of a particular situation. It means that people already created the possibilities of the opportunity they haven’t taken. And the result of their fear is usually a failure possibility. Some people are afraid to take risk when they want to try a new thing in their life. For this situation, I can say that these people are already failed. They failed to fight with their fear within.

Everyone has their feeling of afraid and everyone has their right to take the opportunities Universe has offered to them. I’ve ever been in this situation also. I have more than one opportunities, but I only brave enough took one. And after I chose the opportunity, I got result that it can be called as failed, I think, because the result I got was less than my expectation. But, that was OK, because people often say that reality sometimes is less than our expectation, and that was normal. Till now, I think that it was the reason why, sometimes it is too difficult for me to make a decision, because I am afraid of another failure.

Sometimes we don’t need to be afraid to fail, because when we failed, it means that we already proofed among that thousand possibilities, we got one possibility that can result a failure. My friend said that afraid is a part of limit, in this case I won’t tell or discuss about limit, because I’ve already told you in the previous post. (you can check it) He said that over the limit and afraid, which they are similar, there are possible to have a great and awesome thing where we never expected before.

In last,
the world is big enough for you, and opportunity is not only one, the Universe offers more, so don’t be afraid to take the risk.

If you can find “oppor ayam” in one place, so step out and find in another places, right, KGP? (Hehe)
(dA, 2017)

LIMIT

Dalam KBBI mempunyai arti batas.

Adalah seorang aku yang sedang mencari jati diri ku. Hingga saat ini, aku masih merasa belum menemukan dengan pasti apa maksud dari diri ku diciptakan. Aku adalah gadis yang selalu menentang bahwa segala sesuatunya mempunyai batas atau berlimit. Bagi ku, limit adalah sesuatu yang harus ditentang, sesuatu yang harus dilawan, dan sesuatu yang harus dilampaui.

Bagi sebagian orang, limit adalah batasan dalam diri mereka, dimana setiap keputusan yang mereka ambil hendaknya tidak melampaui garis limit masing-masing pribadi. Tapi, kurasa tidak dengan aku ini. Banyak hal yang kurasa ku lakukan sebenarnya sudah melampau limit atau tapal batas ku. Banyak hal bertentangan dengan limit ku sudah terjadi dalam diri ku, dan hal inilah yang yang menjadikan ku semakin yakin bahwa limit adalah bukan soal batas, tapi sesuatu yang terbatas yang harus dijadikan tak berbatas. 

Pagi ini aku berbincang-bincang dengan salah satu dosen kece yang sering sekali mempublikasi tulisan yang kadang dia pandang dari segi yang tak pernah terintip kebanyakan orang. Bertukar pendapat tentang limit, ya, hal yang menyenangkan. Apalagi berkomunikasi dengan beliau yang kritikannya terkadang lebih pedas daripada sambal bawang yang mantap disajikan dengan ayam goreng. (Hehe)

 “Limit bukan batasan. Limit adalah petunjuk bahwa ada sesuatu yang besar dibaliknya. Itu prinsipku”, begitulah ungkapan beliau. (ps. quote sudah mendapatkan ijin). 

Paparan beliau tentang limit sangat aku setujui, bahwa ketika sesorang bisa melampaui limitnya, dia akan menemukan harta karun yang mungkin bagi dirinya tidak pernah terpikirkan akan tergali. Dan aku, yang percaya bahwa limit tidak bisa membatasiku, sudah menemukan beberapa harta karun yang tak pernah terlintas atau bahkan terlihat dalam peta perjalanan hidupku. Misalnya, aku nekat mengambil KKN internasional sewaktu kuliah. Mungkin saat itu sangat tidak mungkin bagiku untuk lolos dalam tahap seleksi dan menjadi delegasi. Kemungkinan yang kuperkirakan adalan seperseribu atau bisa dikatakan 0.001%. BUT, WHO KNOWS… Aku, pada tahun itu menjadi satu-satunya delegasi dari fakultas keguruan. How amazing it was. Aku hanya bermodal percaya bahwa aku bisa melampaui limitku, dan aku percaya bahwa 0.001% tetap disebut sebagai sebuah kemungkinan. Dan saat itu juga adalah pertama kali bagiku, anak buruh, bisa mewujudkan mimpi untuk bisa terbang melihat satu bagian bumi dibarisan awan, bahkan bisa melihat senja, temanku, dari atas langit.  And, that had happened. 

Bagi sebagian orang, menentang limit berarti akan menderita, karena akan mengalami banyak hal yang akan menyusahkan diluar zona aman. Tapi bagiku, menentang limit adalah salah satu langkah anak buruh untuk menemukan sesuatu harta karun besar di balik tapal batas itu. #dsa